” Banyak hal didunia ini yang berjalan secara alamiah dan teratur tanpa perlu kita upayakan , contohnya terbitnya mentari diwaktu fajar dan seterusnya, semua kuasaNya.
Dan banyak hal juga yang mesti kita upayakan untuk berjalan sesuai dengan keinginan dan maksud kita as Human“.
trus apa hubungannya dengan paradoks?
menurut gw sih hubungannya cukup penting. begini penjelasanya:
Paradoks adalah suatu situasi yang timbul dari sejumlah premis yang diakui kebenarannya yang bertolak dari suatu pernyataan dan akan tiba pada suatu konflik atau kontradiksi.
Sebuah ‘paradoks adalah sebuah pernyataan yang betul atau sekelompok pernyataan yang menuju ke sebuah kontradiksi atau ke sebuah situasi yang berlawanan dengan intuisi.
Biasanya, baik pernyataan dalam pertanyaan tidak termasuk kontradiksi, hasil yang membingungkan bukan sebuah kontradiksi, atau “premis”nya tidak sepenuhnya betul (atau, tidak dapat semuanya betul). Pengenalan ambiguitas, equivocation, dan perkiraan yang tak diutarakan di paradoks yang dikenal sering kali menuju ke peningkatan dalam sains, filsafat, dan matematika.
nah ni asiknya nih :
hari ini aku mau menyampaikan pernyataan yang jujur gw akui bahwa gw melakukan “Paradoks Me”
gw berharap dia ga hadir lagi dalam hidup gw. setelah menghilang dan hilang dan terkubur, dikubur dan tenggelam dan dipendam sampai batas dimana tak ada batas lagi.
tapi hari ini dia melintas, menyapa dan hadir.
ini bagian paradoks nya : gw berharap dia hilang ditelan semesta tak berbekas, dan tak perlu hadir lagi.
dan ini bagian dimana as human gw yang ga mampu menghentikan sesuatu atau kejadian yang berjalan dengan sendirinya yang diatur oleh KuasaNya.
yang mampu gw lakukan adalah : gw berharap dan melakukan paradoksme :::
atau gw berharap sebaliknya : Gw berharap dia tersenyum, melintas dan menyapa sampai akhirnya hadir kembali dan bagian inilah gw ber”paradoksme”
ini cuma tulisan
berharap ga ada yang membaca dan berprasangka dan tersakiti
inilah PARADOKS # 9
